Harga Bitcoin (BTC) berpeluang kembali menguat menuju US$84.000 di tengah meningkatnya aktivitas investor besar atau whale dan lembaga keuangan. Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$80.841,9, turun 1,25%. Meski masih mengalami tekanan, Bitcoin mampu bertahan di sekitar level US$80.000, yang menjadi area penting bagi pergerakan harga selanjutnya.
Aktivitas investor besar turut menjadi sorotan setelah data blockchain menunjukkan 40 dompet kripto baru menarik sekitar 9.458 BTC senilai US$771,5 juta dari perusahaan perdagangan Wintermute sejak awal Oktober. Selain itu, dompet yang berkaitan dengan Fidelity dan BlackRock juga tercatat menerima ratusan Bitcoin. Pergerakan ini menunjukkan meningkatnya aktivitas pemegang besar dan institusi, meskipun belum dapat dipastikan apakah transaksi tersebut merupakan pembelian baru atau sekadar pemindahan aset.
Dari sisi analisis teknikal, sejumlah indikator mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Jika Bitcoin mampu mempertahankan area harga sekitar US$80.000–US$81.000, peluang kenaikan menuju US$84.000 dinilai masih terbuka. Namun, target tersebut belum tentu tercapai karena pasar kripto masih menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan tekanan jual. Investor pun terus mencermati aktivitas pemegang besar serta kondisi pasar untuk melihat apakah Bitcoin benar-benar siap kembali menguat.