Artikel

SAHAM ENERGI CHORD MELONJAK 12,94% SAAT INDEKS AS MELEMAH

Pasar saham Amerika Serikat mengalami tekanan pada perdagangan Senin (19/10/2026), setelah komentar Presiden Donald Trump mengenai dolar AS memicu kekhawatiran investor dan melemahkan sentimen pasar. Sejumlah indeks saham utama bergerak turun di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Namun, di tengah pelemahan tersebut, saham perusahaan energi Chord Energy (NASDAQ: CHRD) justru menunjukkan kinerja positif dengan mencatatkan kenaikan 12,94% sejak awal Oktober 2026, berdasarkan laporan Investing.com.

Chord Energy merupakan perusahaan produsen minyak yang beroperasi di kawasan Williston Basin, Amerika Serikat. Penguatan sahamnya didukung oleh kondisi harga minyak yang relatif kuat sepanjang Oktober, seiring kebijakan pengelolaan pasokan oleh OPEC+. Selain itu, perusahaan mencatat arus kas bebas sekitar US$1,19 miliar dalam 12 bulan terakhir dan meningkatkan panduan produksi minyak tahunannya menjadi 161.000 barel per hari. Faktor-faktor tersebut turut memperkuat daya tarik perusahaan di tengah ketidakpastian pasar saham global.

Menurut analisis InvestingPro, saham Chord Energy telah menguat sekitar 12,99% sejak masuk daftar pilihan model kecerdasan buatan (AI) pada 1 Juni 2026. Model valuasi InvestingPro juga memperkirakan nilai wajar saham tersebut sebesar US$210,54, atau sekitar 36,2% di atas harga saat analisis dilakukan. Meski demikian, angka tersebut merupakan estimasi, bukan jaminan kenaikan harga. Investor masih perlu mencermati pergerakan harga minyak, kondisi ekonomi AS, serta laporan keuangan Chord Energy berikutnya yang dijadwalkan pada 4 November 2026. 

Bagikan :

error: DILARANG KERAS UNTUK BERUPAYA MELAKUKAN TINDAKAN COPY-PASTE DAN IMPACT ELEMEN PADA WEBSITE RAN TRADE ACADEMY. SELURUH AKTIVITAS PENGUNJUNG DALAM PANTAUN KAMI❗

Mulai Terhubung dengan Management

🔒 Encrypted End-to-End